Silbo Gomero: The Language Without Words

Silbo Gomero: The Language Without Words

It is Silbo Gomero, an ancient whistling language used for thousands of years in La Gomera, Spain.


古代的戈梅拉(Gomera)岛人发明出了一种「鸟的语言」,让消息飞过山谷、传向远山。这就是被列入人类非物质文化遗产代表的“西班牙鸟语”——戈梅拉口哨语。


戈梅拉口哨语是戈梅拉岛人的骄傲。它的起源至今不太清楚。15世纪西班牙人登上这个岛屿之前,当地的北非土著就已经在使用这种口哨语了。


那时候,山沟两边山头上的人要联络时,只能通过高声叫喊。这是相当费劲的事情,而清脆的口哨可以轻松地让3公里以外的人听到,而且只要掌握了一定的技巧,就能像语言一样表达出更复杂的意思来。后来的西班牙人接受了这种口哨语,并且按照西班牙语的发音规律对它加以改造,把它逐渐变成一种只有当地人才懂的“西班牙鸟语”。


20世纪末,随着现代通讯和交通的发展,手机和互联网成了人们日常最方便的交流和联络工具。现代技术的发展给戈梅拉口哨语言带来了一场严重的生存危机。曾经是戈梅拉岛唯一一个远距离交流方式,戈梅拉口哨逐渐被人们弃用了。


随着掌握它的老一代人一个个去世,戈梅拉口哨语濒临失传。面对这种情况,戈梅拉岛政府决定全力拯救本岛独有的特殊语言,把它作为文化遗产一代代传承下去。



古代的戈梅拉(Gomera)島人發明出了一種「鳥的語言」,讓消息飛過山谷、傳向遠山。這就是被列入人類非物質文化遺產代表的“西班牙鳥語”——戈梅拉口哨語。


戈梅拉口哨語是戈梅拉島人的驕傲。它的起源至今不太清楚。 15世紀西班牙人登上這個島嶼之前,當地的北非土著就已經在使用這種口哨語了。


那時候,山溝兩邊山頭上的人要聯絡時,只能通過高聲叫喊。這是相當費勁的事情,而清脆的口哨可以輕鬆地讓3公里以外的人聽到,而且只要掌握了一定的技巧,就能像語言一樣表達出更複雜的意思來。後來的西班牙人接受了這種口哨語,並且按照西班牙語的發音規律對它加以改造,把它逐漸變成一種只有當地人才懂的“西班牙鳥語”。


20世紀末,隨著現代通訊和交通的發展,手機和互聯網成了人們日常最方便的交流和聯絡工具。現代技術的發展給戈梅拉口哨語言帶來了一場嚴重的生存危機。曾經是戈梅拉島唯一一個遠距離交流方式,戈梅拉口哨逐漸被人們棄用了。


隨著掌握它的老一代人一個個去世,戈梅拉口哨語瀕臨失傳。面對這種情況,戈梅拉島政府決定全力拯救本島獨有的特殊語言,把它作為文化遺產一代代傳承下去。


 

This article is presented to you by Superexcellence Chinese Education, a Chinese Language Center located in Harbin, China. You can study Chinese with the native teachers in the native environment here, all for your rapid improvement in Chinese! Click here for more information (tell them that you are from CRG, to get 10% discount)


The ancient people of La Gomera invented a ‘bird language’ that allowed the news to fly over the valley and to the distant mountains. This is the Gomera Whistle - the “Spanish bird language” that is included in the representative of human intangible cultural heritage.


The Gomera Whistle is the pride of the La Gomera. Its origins are still unclear. Before the 15th century Spanish boarded the island, the local North African indigenous people were already using the whistle.


At that time, when people on the hills on both sides of the ravine wanted to communicate, they could only yell loudly. It is laborious, and yet the crisp whistle can easily be heard by people 3 km away, and if you master certain skills, you can express more complex meanings like words. Later, the Spaniard accepted the whistle and modified it according to the pronunciation of Spanish, and gradually turned it into a “Spanish bird language” that only local people understand.


At the end of the 20th century, following the development of modern communication and transportation, mobile phones and the Internet became the most convenient communication tools in people’s daily life. The development of modern technology has brought a crisis of survival to the Gomera Whistle. Once the only long-distance communication method on La Gomera, the Gomera Whistle was gradually abandoned.


As the older generation who mastered it died one by one, the Gomera Whistle was on the verge of loss. Facing such a situation, the La Gomera government decided to spare no effort to save the island's unique language and pass it on as a cultural heritage.



Orang-orang La Gomera zaman dulu menciptakan ‘bahasa burung’ yang memungkinkan informasi untuk terbang melintasi lembah dan ke pegunungan yang jauh. Ini adalah Siulan Gomera - “bahasa burung Spanyol” yang termasuk dalam perwakilan warisan budaya takbenda manusia.


Siulan Gomera adalah kebanggaan La Gomera. Asal-usulnya masih belum jelas. Sebelum abad ke-15 Spanyol mandarat ke pulau itu, penduduk asli Afrika Utara setempat sudah menggunakan siulan ini.


Pada saat itu, ketika orang-orang di perbukitan di kedua sisi jurang ingin berkomunikasi, mereka hanya bisa berteriak keras. Itu melelahkan, namun peluit yang bersuara jernih dapat dengan mudah didengar oleh orang-orang 3 km jauhnya, dan jika Anda menguasai keterampilan yang lebih, Anda dapat mengekspresikan makna yang lebih kompleks seperti kata-kata. Belakangan, orang-orang Spanyol mengadopsi siulan ini dan memodifikasinya sesuai dengan pelafalan bahasa Spanyol, dan secara bertahap mengubahnya menjadi “bahasa burung Spanyol” yang hanya dipahami oleh penduduk setempat.


Pada akhir abad ke-20, mengikuti perkembangan komunikasi dan transportasi modern, telepon seluler dan Internet menjadi alat komunikasi paling nyaman dalam kehidupan sehari-hari manusia. Perkembangan teknologi modern telah membawa krisis kelangsungan hidup bagi Siulan Gomera. Menjadi satu-satunya metode komunikasi jarak jauh di La Gomera, Siulan Gomera secara bertahap mulai ditinggalkan.


Karena generasi tua yang menguasainya meninggal satu per satu, Siulan Gomera berada di ambang kemusnahan. Menghadapi situasi seperti itu, pemerintah La Gomera memutuskan untuk mengupayakan segala cara untuk menyelamatkan bahasa unik pulau itu dan meneruskannya sebagai warisan budaya.


Photo source here.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top